Pada umumnya semua manusia mendambakan kehidupan yang bahagia, tenang, dan tentram. Mereka terus berusaha untuk menghindari hal-hal yang merugikan dan menyakitkan baik bagi dirinya, keluarganya, maupun masyarakatnya. Namun kenyataanya ada sebagian dari masyarakat kita yang belum beruntung dan masih merasakan berbagai penderitaan.
Terdapat berbagai sumber penderitaan:
- kehilangan orang yang dicintainya,
- perceraian suami istri,
- terjadinya kerusuhan,
- kehilangan pekerjaan / jabatan
- gagal dalam berusaha,
- gagal dalam bercinta,
- gagal dalam studi,
- ditolak oleh keluarga,
- ditolak oleh teman,
- terkena narkoba,
- terjerat pergaulan bebas,
- mendapat tekanan dari teman,
- mendapat tekanan dari keluarga,
- mendapat tekanan dari atasan,
- menghadapi pensiun,
- terganggu kesehatan, dan
- kurang bermakan dalam hidup.
untuk mengatasi trauma dan sekaligus mengembangkan potensi manusia kearah yang lebih baik diperlukan berbagai upaya yang komprehensif dari berbagai pihak. salah satu upaya di bidang pendidikan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui strategi konseling.strategi konseling ini akan sangat bermanfaat untuk orang yang menderita trauma dengan alasan sebagai berikut.
- konselor dalam konseling akan menggunakan pendekatan psikologis dalam penyembuhan orang yang trauma. konselor akan menciptakan hubungan yang baik, penuh empati, dan penuh perhatian dengan orang yang mengalami trauma. kondisi seperti ini di perlukan oleh orang yang mengalami trauma.
- konselor dan konseling akan memfasilitasi dan memotivasi orang yang mengalami trauma untuk kembali menyadari akan kemampuan dirinya dan menggunakannya untuk mengatsi trauma yang dideritanya sehingga mereka sembuh.
- konselor dalam konseling akan membatu orang yang sudah sembuh traumanya untuk terus mengembangkan kemampuannya sehingga mereka merasa berarti dalam hidupnya.
setelah mempelajari ini maka di harapkan pembaca dapat memahami, dan menghayati strategi konseling dalam mengatasi masalah traumatik adapun tujuan khusus mempelajari bab ini agar pembaca memiliki kemempuan-kemampuan sebagai berikut:
- memahami konsep dasar konseling traumatik
- mengapresiasi pentingnya membantu orang yang mengalami trauma melalui konseling traumatik.
- mempraktikan keterampilan-keterampilan konseling traumatik.
No comments:
Post a Comment